Minggu, 01 Mei 2011

Tugas Pokok dan Fungsi KUA Kec. Kuta Alam

       Sebagai ujung tombak Kementerian Agama, KUA mengemban tugas dan fungsi untuk melaksanakan sebagian tugas Kantor Kementerian Agama Kota/Kabupaten di bidang Urusan Agama Islam dan membantu pembangunan pemerintah umum di bidang keagamaan pada tingkat kecamatan. Namun sayangnya, amanat dan tugas yang diemban sering tidak seiring dengan perhatian yang diberikan oleh pemerintah, KUA seringkali menjadi unit yang terlupakan, baik itu berupa perhatian terhadap kesejahteraan pegawai, sarana prasarana kantor, bahkan sampai operasional sehari-hari pun KUA sering mandiri dan berkreasi atau berinovasi seperti layaknya perusahaan atau kantor swasta.
       Fungsi yang dijalankan KUA meliputi fungsi admisnistratif, fungsi pelayanan, fungsi pembinaan dan fungsi penerangan serta penyuluhan. Sudah seharusnya, KUA juga berperan sebagai koordinator pelaksanaan Kegiatan Pengawas Madrasah dan Pendidikan Agama Islam (Mapenda) serta kegiatan Penyuluh Agama Islam di wilayah kecamatannya. (sesuai KMA No. 517/2001)
       Di samping fungsi diatas KUA memiliki beberapa badan semi resmi yang dibentuk sebagai hasil kerjasama aparat dengan masyarakat. Badan tersebut antara lain ; Lembaga Pendidikan dan Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPPTQ), Badan Kesejahteraan Masjid (BKM), serta Pembinaan Pengamalan Agama (P2A).
       Kantor Urusan Agama Kecamatan Kuta Alam yang dibentuk seiring definitifnya Kecamatan atau pembentukan Kota Administratif Banda Aceh Tahun 1977 yang kemudian meningkat menjadi Kotamadya pada tahun 1985 dengan 4 kecamatan pada saat itu, yaitu; Kuta Alam, Baiturrahman, Meuraxa, dan Syiah Kuala. Dan pada tahun 2003, Kota Banda Aceh dimekarkan lagi menjadi 9 kecamatan atau bertambah 5 kecamatan baru, yaitu Kutaraja, Ulee Kareng, Banda Raya, Jaya Baru dan Lueng Bata. Pada tahun 2004 terjadi musibah yang maha dahsyat yang menghancurkan Kota Banda Aceh, termasuk bangunan dan arsip di KUA Kuta Alam juga menjadi korban, semuanya hancur dan sirna. padahal pada saat itu KUA Kuta Alam baru saja mewakili Provinsi Aceh dalam ajang Penilaian KUA Teladan tingkat nasional. Karena musibah tsunami telah menghancurkan kantor KUA Kuta Alam, maka sepanjang 2005 sampai 2007, KUA dijalankan dengan menumpang di salah satu ruang Masjid al-Ikhlas. Pada tahun 2007, gedung KUA Kec. Kuta Alam yang dibangun dengan dana bantuan BRR telah rampung, dan operasional KUA kembali dijalankan dari kantor sebagaimana mestinya.
       Adapun nama-nama pejabat Kepala KUA Kecamatan Kuta Alam adalah :
 1.  Tgk. Syamsuddin Hasyim      Tahun 1977 s/d Tahun 1986
 2.  Tgk. Syukri Daud, BA             Tahun 1986 s/d Tahun 1992
 3.  Tgk. Hasballah Hanafiah         Tahun 1992 s/d Tahun 1996      
 4.  Drs. H. Asy'ari Basyah            Tahun 1996 s/d Tahun 1999
 5.  Drs. Mukhlis Hasan                 Tahun 1999 s/d Tahun 2003
 6.  H. Manshur, S.Ag                    Tahun 2003 s/d Tahun 2006
 7.  Abdul Aziz Abbas                    Tahun 2006 s/d Tahun 2010
 8.  Drs. Yus' Adil                           Bulan Desember 2010 - sekarang

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar